SALING MENASEHATI, BUKAN SALING MENGHAKIMI

01 Agustus 2017 oleh GI. Yerti Sariana

church event

Baca Sekarang : Roma 2


Karena Itu, Hai Manusia, Siapapun Juga Engkau, Yang Menghakimi Orang Lain, Engkau Sendiri Tidak Bebas Dari Salah. Sebab, Dalam Menghakimi Orang Lain, Engkau Menghakimi Dirimu Sendiri, Karena Engkau Yang Menghakimi Orang Lain, Melakukan Hal-Hal Yang Sama. - Roma 2 : 1

Kebanyakan orang cenderung lebih mudah sekali untuk memperhatikan dan menghakimi kesalahan orang lain atau sesamanya daripada dirinya sendiri. Dalam konteks surat Rasul Paulus yang di tujukan kepada orang - orang yang ada di Roma ini, bersama kita melihat kehidupaan khususnya orang Yahudi yang sering kali menganggap diri mereka lebih baik dan lebih benar dari orang yang bukan Yahudi (orang Kafir), karena merasa memiliki dan paling mengetahui hukum-hukum Tuhan. Mereka merasa dan menganggap diri mereka lebih benar atau lebih suci. Rasul Paulus dengan tegas menegur sikap mereka ini (Roma 2 : 1), karena jelas bahwa sikap orang Yahudi ini adalah sikap yang semena - mena, penuh kemunafikan, tidak ada tanggung jawab sekali bahkan tidak ada kasih sama sekali. Ini jelas bahwa mereka adalah orang - orang yang sesungguhnya tidak mengerti bahkan mengalami kebenaran Tuhan atau Injil Tuhan yang sesungguhnya. Mereka tidak menyadari bahwa ketika mereka sedang menghakimi oranglain sama halnya mereka sedang menghakimi diri mereka sendiri sebagai orang yang bersalah. Mereka tidak menyadari bahwa tidak ada satupun manusia yang keberadaanya itu sempurna. Mereka tidak menyadari bahwa salah satu kebenaran Tuhan yang sesungguhnya bahwa Penghakiman adalah Hak Tuhan sepenuhnya. Dan setiap orang akan mendapatkan penghakiman-nya masing - masing pada waktu hari Penghakiman Tuhan.

Menghargai, kepedulian dan saling menasehati terhadap keberadaan sesama yang di dasarkan pada kasih Tuhan yang telah lebih dahulu kita alami yang seharusnya menjadi bagian yang paling mendasar dan utama dalam kita hidup berelasi dan bersekutu dengan sesama. Bukan tindakan menghakimi!!!!.


Selidiklah Hatiku Dalam-Dalam, Ya Tuhan. Masuklah Kuasailah Aku Dengan KebenaranMu. Amin