ORANG KUDUS YANG TRANSPARAN

06 Agustus 2017 oleh GI. Yerti Sariana

church event

Baca Sekarang : Roma 7


Sebab aku tahu, bahwa di dalam aku, yaitu di dalam aku sebagai manusia, tidak ada sesuatu yang baik. Sebab kehendak memang ada di dalam aku, tetapi bukan hal berbuat apa yang baik - Roma 7 : 18

Alkitab dengan jelas mengatakan manusia adalah manusia. Dan dengan jelas Alkitab mengatakan, orang yang paling hebat pun dapat jatuh dan gagal. Dengan jelas Alkitab mengatakan yang sebenarnya tentang pelakunya tidak ada satupun yang disembunyikan. Nuh mabuk. Abraham berdusta, menempatkan istrinya dalam bahaya, dan melakukan perzinahan. Musa membunuh orang Mesir dan menguburnya. Daud menikahi setiap wanita yang ia sukai. Simson bertindak dengan nafsu demi seorang wanita yang bejat. Yunus tidak mau patuh kepada Tuhan. Yohanes menjadi marah dan ingin agar sleuruh kota dihanguskan dengan api. Petrus gagal waktu ia menghadapi tekanan.

Renungkan: Paulus yang dinilai oleh beberapa orang sebagai superstar-nya rasul - rasul, merasakan godaan yang dahsyat seperti kita juga. Dia mengakui bahwa ia juga bersifat daging (7:14), ia tidak melakukan hal - hal yang ia mau lakukan. Ia melakukan hal - hal yang membuat ia benci (7:19); ia seorang yang frustrasi (7: 24); ia memerlukan Yesus untuk membebaskan dia (7:25), selain itu ia baik - baik saja. Tidak ada orang - orang yang kudus yang tidak transparan di kerajaan Allah. Jika ada harapan bagi Paulus, tentu saja ada harapan untuk kita. Allah mengasihi Paulus, dan Ia mengasihi kita juga. Ia memakai Paulus dan Ia juga dapat memakai kita. Tuhan mengerti bahwa kita tidak sempurna. Sebab itu Ia mengampuni kita.


Tuhan, Seperti Paulus, Aku Juga Mau Berterima Kasih Karena Yesus Kristus Telah Membebaskanku! Amin