KEBERANIAN

19 Agustus 2017 oleh GI. Yerti Sariana

church event


Supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah - 1 Korintus 2 : 5

Jika sulit untuk Anda membuka mulut dan memberitahukan teman tentang iman Anda, Anda mungkin terkejut bahwa Rasul Pulus mengalami hal yang serupa tentang kegugupan (1 Korintus 2 : 1 - 13). Ia tidak yakin bahwa ia dapat menyaingi pikiran intelektual orang - orang yang ada di Korintus pada waktu itu. Tetapi pada akhirnya Paulus pun tetap mampu untuk menyatakan imannya secara jelas. Apakah yang memberikan Paulus keberanian? Rasul Pulus hanya berfokus pada Kristus, yang inti dari pengajaran Berita Baik. Yang paling utama ditekankan oleh Rasul Paulus adalah tentang hal - hal dari Allah. Itulah yang terutama dan menguatkan Paulus. Rasul Paulus sangat meyakini dengan sepenuhnya bahwa Allah sendiri yang akan memberikan dia kuasa rohani dan hikmat yang akan meyakinkan mereka yang siap mendengar Kabar Baik.

Cerita yang dialami oleh Rasul Paulus pada waktu itu pun sebenarnya untuk konteks kekristenan saat ini. Seringkali pun terjadi, terkadang untuk memberitakan dan menyatakan iman kita menjadi hal yang sangat sulit. Kadang ada ketakutan merasa tidak sanggup. Kiranya teladan Rasul Paulus boleh memampukan kita untuk membuka mulut menyaksikan iman kita lebih lagi di dalam iman kita yang hanya di dalam Kristus.


Kiranya, kami terus menjadi jemaat Tuhan yang mampu untuk terus menyatakan dan memberitakan iman kami! Amin