SIAP UNTUK MEMBERITAKAN KABAR BAIKNYA

10 April 2017 oleh Pdt. Putut Riyadi

church event

Baca Sekarang : ROMA 10 : 4-15


“Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!” – Roma 10 : 15b

Inti pelayanan misi atau pemberitaan Injil adalah hati yang dipenuhi oleh belas kasihan terhadap orang-orang yang berdosa dan belum diselamatkan (10:1) Hati yang penuh belas kasihan seperti ini yang membuat Paulus terbeban untuk orang-orang Yahudi yang masih hidup di dalam kebenaran mereka sendiri dan hidup tanpa Kristus (ayat 3).

Karena itu, dalam Roma 10:4-15, Paulus kembali menjelaskan tentang kebenaran Allah yang diperoleh karena anugerah yang diberikan oleh Kristus melalui iman dan bukan karena melakukan hukum Taurat. Jika orang Yahudi "setengah mati" berjuang untuk hidup menurut Hukum Taurat demi diselamatkan, kebenaran Allah melalui iman adalah hal yang sangat sederhana. Tidak perlu harus melakukan hal yang sulit bahkan cenderung mustahil seperti membawa Tuhan Yesus turun dari surga dan naik dari antara orang mati; keselamatan karena iman sangat dekat yaitu "di dalam mulut dan di dalam hati" (8). Keselamatan di dalam Kristus hanya membutuhkan hati yang mau percaya dan mulut yang mengaku bahwa Kristus mati dan bangkit demi orang yang diselamatkan "karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan" (10).

Dengan dasar kebenaran Allah seperti ini, maka keselamatan tidak lagi memandang "siapa dia" tetapi berlaku untuk semua orang yang berseru kepada Kristus (12). Karena orang yang berseru kepada Tuhan, yang mencari Tuhan dan sadar diri orang berdosa serta mau menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat akan diselamatkan (13).

Keselamatan pada umumnya diperoleh jika melakukan amal ibadah dan kebaikan. Karena itu, Paulus merindukan adanya orang-orang yang mau diutus dan mau memberitakan kabar baik ini: keselamatan karena anugerah dan bukan karena perbuatan.

Keselamatan seseorang adalah karya Tuhan dan bukan manusia. Tugas kita sebagai orang Kristen adalah mau terlibat dalam pemberitaan Injil ini. Kita harus memiliki hati seperti Paulus-hati yang dipenuhi dengan tangisan bagi saudara-saudara kita. Mereka membutuhkan orang-orang datang kepada mereka dan memberitahukan rahasia besar ini. Mungkin saja mereka termasuk orang-orang yang dipilih, yang sudah siap untuk mengaku dan percaya kepada Kristus, hanya saja belum ada orang yang datang mereka untuk beritakan kebenaran ini.


Tuhan Yesus, beri kami hati untuk mengasihi Jiwa jiwa yang terhilang sebagaimana Engkau mengasihi mereka. Beri kami kekuatan dan kesediaan untuk Engkau utus kepada mereka yang perlu mendengar kabar baik dan keselamatan dariMu. Amen