BIARLAH ROHMU MENYALA NYALA DAN LAYANILAH TUHAN

12 April 2017 oleh Pdt. Putut Riyadi

church event

Baca Sekarang : ROMA 12 : 9 - 21


"Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan" - Roma 12:11

Paulus menyadarkan kita kembali, bahwa segala sesuatu yang kita miliki berasal dari Dia, baik itu keselamatan, talenta maupun pelayanan kita. Tanpa kasih karunia-Nya tidak mungkin kita bisa melayani, jelas bahwa pelayanan yang sejati berasal dari Dia. Selanjutnya Paulus mengatakan: “Karena itu”; Persembahkanlah tubuhmu. Pelayanan yang sejati adalah pelayanan yang dengan sikap mempersembahkan segenap hidup kita di atas mezbah. Roma 12:11 ini memberi 2 peringatan kepada kita. Yang pertama, jelas sekali kita diperingatkan agar jangan malas, jangan mundur, jangan loyo, jangan kerajinanmu kendur dalam melayani Tuhan. Peringatan kedua ialah semangat yang menyala-nyala dalam melayani Tuhan disini bukanlah semangat pelayanan yang bersifat duniawi serta berdasarkan kekuatan diri dengan api semangat yang bukan berasal dari Tuhan, yang tidak bertujuan untuk melayani dan memuliakan Tuhan.

Bagaimanakah caranya kita tidak kendur, roh selalu menyala-nyala, lebih giat atau tidak jemu-jemu dalam melayani Tuhan.? Pertama, ialah kita harus menyadari betapa besar anugerah dan belas kasihan Tuhan kepada kita. Di dalam terang karunia atas apa yang sudah Dia kerjakan, apabila kita mengerti betapa besar anugerahNya kepada kita, apabila kita mengerti belas kasihanNya, maka hal itu akan mendorong kita, tidak jemu-jemu untuk melayani Tuhan. Kedua, menyadari bahwa anugerah Allah yang diberikan kepada kita melalui orang-orang yang setia dan rajin, yang semangatnya tidak kendur, orang-orang yang rohnya menyala-nyala dalam melayani Tuhan. Contohnya para misionaris, yang sekalipun dengan mempertaruhkan nyawa, mereka rela dan berani datang ke tempat yang belum terjangkau injil. Tidak sedikit dari mereka dihina, ditangkap, dipenjara, disiksa, dianiaya bahkan dibunuh secara keji dalam penyebaran injil. Injil itu tiba dan sampai kepada kita melalui orang-orang yang semangatnya tidak kendur, rajin melayani Tuhan. Tanpa orang-orang ini, kitapun tidak bisa mengenal apalagi menerima injil. Ketiga, agar semangat pelayanan kita tetap menyala-nyala dan tidak kendur maka kita harus menyadari bahwa kita itu sedang melayani Tuhan. Kita harus sadar bahwa kita hidup sedang melayani Tuhan sehingga kita boleh memberikan yang terbaik, rajin, tidak kendur dan menyala-nyala dalam melayani Tuhan.


Tuhan Yesus, teguhkan kami memiliki sikap pelayanan yang benar-benar tahu bahwa itu semua dari Engkau dan juga bercermin pada kebenaran Firman Tuhan. Sehingga karena anugrahMu itu yang menjadi dasar pelayanan kami tidak kendor melainkan terus berkobar bagi Tuhan. Amin