KEAGUNGAN HARI JUMAT AGUNG

14 April 2017 oleh Pdt. Putut Riyadi

church event

Baca Sekarang : 2 KORINTUS 4 : 6 – 18


Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami. - 2 Korintus 4 : 10

Hari ini tanggal 14 April 2017 kita merayakan hari kematian Tuhan yang disebut dengan hari Jumata Agung. Mengapa hari raya yang satu ini disebut "Jumat Agung". Bukankah peristiwa yang dikenang adalah sebuah kematian? Apanya yang "agung" dalam peristiwa mengerikan semacam itu? Saya yakin pertanyaan ini tersimpan pula di benak banyak orang, bahkan mungkin juga di benak kita.

Karena dosa, kita terpisah dari Allah Yang Mahakudus. Kita tidak dapat menghampiri Dia dengan usaha kita sendiri. Manusia berusaha menciptakan agama dan peraturan untuk menggapai Allah. Akan tetapi, bagaimanapun kita berusaha, segala usaha itu gagal membebaskan kita dari cengkeraman dosa. Akibatnya, kita terkutuk dan layak menerima hukuman kekal.

Melalui peristiwa Jumat Agung, peristiwa wafat-Nya Yesus Kristus di salib, hukuman itu Dia tanggung. Kita tidak perlu lagi mengalami hukuman kekal jika kita percaya kepada-Nya. Melalui salib-Nya, karya agung keselamatan Allah tergenapi.

Melalui kematian-Nya, Kristus memperdamaikan manusia dengan Allah. Melalui pendamaian itu, manusia mendapatkan berkat yaitu beroleh jalan masuk kepada Allah. Sebab itu manusia tidak perlu lagi memakai perantaraan imam untuk datang kepada Allah. Dengan demikian terjalinlah persekutuan manusia dengan Allah (band. Efesus 3:12). Kemudian kitapun memiliki pengharapan akan kemuliaan, Ini berlawanan dengan dosa yang membuat manusia kehilangan kemuliaan Allah (Rm. 3:23).

Merenungkan hal itu, membuat kita menyadari begitu besar makna pengorbanan Kristus di salib bagi status manusia di hadapan Allah. Maka seharusnyalah kita, yang telah diperdamaikan dengan Allah oleh Kristus, hidup dengan menikmati seluruh kekayaan berkat itu. Ingatlah bahwa kemenangan iman kita akan dinyatakan kelak dan kita akan menikmati kemuliaan sebagai anak-anak Allah.


Tuhan Yesus, sebagai orang yang telah telah mengerti dan percaya akan keagungan Jumat Agung pada zaman ini, teguhkan kami agar dapat meneruskan pemberitaan ini kepada semua orang. Kuatkan kami untuk tidak undur dari Iman karena Engkau yang telah menang atas maut, Engkau pula yang member kemenangan kepada kami. Amin