PELAYANAN KRISTUS YANG TERDIDIK DALAM AJARAN SEHAT

25 April 2017 oleh Pdt. Putut Riyadi

church event

Baca Sekarang : 1 TIMOTIUS 4 : 6 - 10


“Dengan selalu mengingatkan hal-hal itu kepada saudara-saudara kita, engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam soal-soal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat yang telah kauikuti selama ini.” - 1 Timotius 4:6

Dalam renungan hari ini, kita melihat adanya petunjuk Paulus kepada Timotius yang mencerminkan salah satu pelajaran terpenting dari surat-surat Pastoral, yaitu gereja akan sehat jika memiliki pemimpin yang sehat ajaran dan hidup kerohaniannya. Timotius dianjurkan untuk memperhatikan beberapa hal penting agar ia dapat menjadi "pelayan Kristus yang baik."

Pertama, Timotius harus rajin mengajarkan kebenaran firman, sambil dididik" (bhs. Yun. "diberi makan") oleh firman (ay. 6). Kata "terdidik" di sini artinya tidak hanya telah menerima pengajaran, tetapi juga dalam arti memiliki hidup yang berakar dalam "soal-soal pokok iman … dan … ajaran sehat" (ayat 6). Kondisi hidup seperti inilah yang selayaknya dimiliki oleh seorang pelayan Kristus. Rahasia untuk mengajar dengan baik ialah disiplin belajar yang baik. Ay. 11, 13, 16 menekankan pentingnya bertekun dalam mengajar dan diajar oleh firman Allah. Kedua, ia harus melatih diri beribadah (ay. 7). Metafora "berlatih" diambil dari dunia olahraga, yang sangat populer pada masa itu. Para atlet giat berlatih menjelang pertandingan. Makna dari kata "ibadah" di sini lebih menunjuk pada arti cara hidup yang mencirikan kehidupan Kristen sejati; tidak sekadar apa yang dilakukan di dalam tempat ibadah (ayat 7-8). Ibadah ini mengandung janji (ayat 8) dari Tuhan. Beribadah berarti menyatakan takut dan kasih akan Allah sebagai perwujudan dari ketaatan seseorang kepada-Nya. Merenungkan firman dengan teratur dan disiplin adalah latihan rohani untuk bertumbuh dalam kasih kepada Allah.

Saudara yang terkasih, menjadi Kristen berarti menjadi pelayan Kristus. Sesungguhnya setiap anak Tuhan adalah pelayan dari Yesus Kristus di tengah-tengah dunia ini, karena kehadiran setiap orang percaya itu harus dapat menjadi saluran berkat Tuhan. Jangan kita berpikir bahwa tugas pelayanan itu adalah mereka yang ada di mimbar saja, tetapi bagi setiap pribadi kita mempunyai tugas pelayanan, apakah sebagai suami, istri, orang tua, anak atau berbagai macam profesi yang ada. Kita harus dapat menunjukkan sesuatu yang indah di tengah-tengah dunia ini. Apa pun status kita sebagai karyawan, pengusaha, mahasiswa, Pelajar, apa lagi sebagai anggota jemaat maupun Majelis, kita harus dapat menjadi berkat.

Kita juga harus berpegang teguh dalam ajaran yang sehat, karena bila kita telah terdidik oleh Firman Allah, maka kita akan dapat membedakan mana yang dimaksud dengan ajaran sehat dan ajaran yang tidak sehat. Renungkan seberapa jauh Anda telah melatih kehidupan Anda dalam hal-hal di atas. GBU.


Tuhan Yesus sadarkan kami bahwa ketika kami melalui profesi kami yang baik, itu juga adalah suatu pelayanan di tengah-tengah dunia ini, sehingga orang banyak akan melihat kesaksian hidup dan pekerjaan kami yang baik dan bisa dipercaya. Kami percaya bahwa pribadi yang baik dan terdidik melalui FirmanMu akan menghasilkan sesuatu yang indah dan luar biasa. Amin