INJIL KRISTUS SEMAKIN TERSEBAR DIKALANGAN YAHUDI DAN NON YAHUDI

03 Juli 2017 oleh Pdt. Herman Soekahar, M.Th

church event

Baca Sekarang : KISAH 11 : 1-30


Dalam pertolongan Tuhan, kontroversi pekabaran injil yang dilakukan oleh Petrus kepada Kornelius dan orang seisi rumahnya yang menimbulkan protes orang Yahudi Kristen di Yerusalem (ayat 1-3) dapat diatasi melalui apologetika Petrus, mengapa dia berkunjung ke rumah Kornelius, membaptiskan Kornelius dan orang seisi rumahnya, bahkan menginap di rumah Kornelius (ayat 4-14). Melihat Kornelius dan orang seisi rumahnya yang mendengarkan khotbah penginjilan dari Petrus waktu itu menerima pencurahan Roh Kudus seperti pengalaman Hari Pentakosta yang silam (ayat 15-17) membuat Petrus berani melakukan terobosan membaptiskan mereka. Pembelaan Petrus ini dapat diterima oleh mereka yang protes (ayat 18). Secara terang-terangan dan formal dinyatakan bahwa orang Kristen Yahudi tidak boleh mengharamkan orang non Yahudi untuk menerima injil Kristus.

Waktu itu pekabaran injil orang Yahudi hanya dilakukan bagi orang Yahudi; memang secara individual dan diam-diam juga dilakukan penginjilan kepada mereka yang non Yahudi (ayat 19 – 20). Sejak terobosan baru penginjilan yang dilakukan oleh Petrus kepada Kornelius dan orang seisi rumahnya, yang non Yahudi tersebut; kini mulai dipahami secara formal dan terang-terangan bahwa injil harus juga dikabarkan kepada mereka yang non Yahudi.

Peranan pelayanan Barnabas dan Saulus dalam penginjilan dan pengajaran di Antiokhia selama satu tahun telah membawa orang Yahudi dan non Yahudi menjadi Kristen (ayat 21-26). Jemaat Tuhan telah ditambahkan jiwa – jiwa baru.

Nubuatan Nabi Agabus tentang akan datangnya bahaya kelaparan besar telah mendorong orang Kristen di Antiokhia mau berbagian dalam mengumpulkan persembahan kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan sebagai orang Kristen baru kepada sesamanya. Barnabas dan Saulus menjadi koordinator penghimpun persembahan bagi mereka yang ditimpa bahaya kelaparan (ayat 27-30)

Melalui berbagai peristiwa yang diijinkan terjadi oleh Tuhan, jika manusia merespon dengan tepat dan terus bersemangat memberitakan injil Kristus dalam kata-kata dan perbuatan, maka Tuhan akan menambahkan jiwa-jiwa baru yang diselamatkan oleh injil Kristus (ayat 21-22)


Ya, Tuhan Yesus, beri aku hati yang sensitif untuk merespon secara tepat dan berani membuat terobosan baru dalam pekabaran injil Kristus, supaya mereka diselamatkan oleh Kristus. Amin.