ORANG-ORANG YAHUDI, YUNANI DAN PEREMPUAN TERKEMUKA TERIMA INJIL KRISTUS

12 Juli 2017 oleh Pdt. Herman Soekahar, M.Th

church event

Baca Sekarang : KISAH 17:1-15


Injil Kristus harus dikabarkan kepada orang Yahudi, non Yahudi, pada pria dan juga perempuan, pada orang-orang sederhana dan juga pada para filsuf, para pejabat negara maupun rakyat jelata, di dalam forum resmi ataupun di pasar; agar mereka dapat menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan juruselamat dunia ini.

Dalam perjalan PI-nya, Paulus dan Silas sampai di Tesalonika, mereka masuk ke dalam sinogoge. Selama 3 hari Sabat Paulus berbicara di Sinagoge, yang menegaskan bahwa Yesus adalah Mesias. Itulah pokok penting pemberitaan Paulus. Dalam kesempatan tersebut ada sejumlah besar orang Yunani dan perempuan terkemuka menerima injil Kristus (ayat 1-4). Ada orang-orang Yahudi yang iri pada Paulus, lalu menghasut dan mengadakan huru-hara. Yason yang menampung mereka di rumahnya jadi korban amuk masa. Yason dan beberapa orang lain memberikan jaminan bahwa Paulus dan Silas bukan pengacau, akhirnya Paulus dan Silas dilepaskan (ayat 5-9)

Paulus melanjutkan perjalanan PI-nya ke Berea dan pergi ke sinagoge di Berea. Orang Yahudi di Berea lebih baik hatinya dari pada orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman dengan segala kerelaan hati dan tiap hari mereka menyelidiki Alkitab untuk mengetahui kebenaran bahwa Yesus adalah Mesias (ayat 10-11). Banyak orang bertobat pada Kristus baik dari kalangan Yahudi, laki-laki Yunani dan perempuan-perempuan terkemuka (ayat 12). Orang-orang Tesalonika datang ke Berea untuk menghasut dan menimbulkan kekacauan; akhirnya orang Kristen Berea menyuruh Paulus meninggalkan Berea dan Paulus diantar oleh mereka berangkat ke Atena, sedangkan Silas dan Timotius masih ditinggalkan di Berea (ayat 13-15)

Pemberitaan injil selalu mendapatkan hambatan dari mereka yang menolak Yesus adalah Mesias. Tetapi jika injil yang murni itu diberitakan dengan segenap hati, maka Roh Kudus akan membawa mereka yang diinjili tersebut pada pertobatan.


Ya, Tuhan Yesus, tolonglah hamba-hamba-Mu yang setia memberitakan injil, berikanlah mereka anugerah-Mu untuk melihat pertobatan orang-orang yang semula keras hati menolak Kristus. Amin.