ALLAH KITA ADALAH API YANG MENGHANGUSKAN

24 Juni 2017 oleh Bpk. Thung Shang U

church event

Baca Sekarang : Ibrani 12: 29; I Raja 14: 7-11, 15: 29-30


Sebab engkau telah melakukan perbuatan jahat lebih dari semua orang yang mendahului engkau dan telah membuat bagimu allah lain dan patung-patung tuangan, sehingga engkau menimbulkan sakit hati-Ku, bahkan engkau telah membelakangi Aku – I Raja 14: 9

Membaca I Raja 14, melihat murka Allah laksana api yang menghanguskan turun atas keluarga Yerobeam. Siapakah Yerobeam? Dosa apa yang telah dia lakukan sehingga membangkitkan amarah Tuhan yang begitu dahsyat? Kalau kit abaca I Raja 11: 26-40, tahulah kita bahwa dia adalah anak Nebat, karena raja Salomo di masa tuanya meninggalkan Allah pergi sujud menyembah dewa-dewi bangsa lain, menyakiti hati Allah. Allah melalui nabi Ahia memberi tahu kepada Yerobeam bahwa Allah akan mengoyakkan kerajaan itu dari tangan Salomo dan menyerahkan sepuluh suku kepada Yerobeam untuk menjadi raja, memimpin mereka takut akan Tuhan, melakukan apa yang benar di mata Tuhan. tapi setelah dia menjadi raja, dia lupa segala kebaikan Tuhan, melakukan banyak kejahatan sehingga membangkitkan kemarahan Tuhan yang amat besar. Sebenarnya dia bisa menjadi raja adalah rencana Allah (baca I Raja 12: 12-15) supaya dia memimpin bangsa Israel, berbakti kepada Allah, mana tahu setelah dia menjadi raja, bukan hanya tidak taat Firman Allah, malah karena khawatir kursi rajanya kembali kepada keluarga Daud, dia membuat dua anak lembu jantan dari emas, lalu berkata kepada bangsa Israel: Kalian tidak perlu susah-susah pergi ke Yerusalem untuk beribadah kepada Tuhan, mulai saat ini patung-patung inilah allah-allah kalian yang telah membebaskan kalian dari perbudakan di Mesir! Yerobeam telah membawa bangasa Israel jatuh dalam dosa! I Raja 15: 29-30 mencatat: Baesa menjadi raja Israel, ia membunuh seluruh keluarga Yerobeam, sampai di punahkannya semuanya sesuai dengan Firman Allah yang disampaikan melalui Ahia. Semua itu terjadi karena dosa Yerobeam yang telah menyebabkan segenap umat Israel berbuat dosa sehingga membangkitkan murka Allah yang dahsyat.

Dari nasib Yerobeam, kita mendapat kebenaran penting: 1] Allah umat Israel adalah Allah yang cemburu (Kel 20: 5). Allah melalui para nabi berulang kali mengingatkan umat Israel jangan menyembah berhala dan patung-patung bangsa lain, karena selain Dia, tidak ada Allah yang lain (baca Yesaya 44: 6b; 45: 18b; 46: 9b). Umat pilihan Allah hanya milik Alah, tidak boleh bergaul dengan allah-allah bangsa lain sehingga menajiskan status umat Allah yang mulia, lebih lagi Dia tidak membiarkan umatNya memberikan puji hormat dan kemuliaan yang hanya patut bagiNya kepada allah-allah bangsa lain yang sia-sia! 2] Murka Allah sangat dahsyat. Apabila umat Allah takut dan hormat kepada Dia dan mentaati segala perintahNya, Allah akan menunjukkan kasihNya san memberkati mereka (Kel 20: 6) tapi, apabila umat Allah berpaling dan bergaul dengan berhala dan patung, tidak setia mengikut Dia, Dia akan menunjukkan sikapNya yang amat keras, murkaNya sangat dahsyat.

Kita sering Cuma mengganggap Allah itu kasih, panjang sabar, tidak bisa marah, sehingga kehilangan rasa takut dan hormat terhdap Dia, lagi senang, lagi nganggur, datang ke Gereja beribadah sambil setor muka, jaga status anggota, lagi sibuk, ada kegiatan kumpulan dunia, minta ijin cuti kepada Tuhan, walaupun tidak menyembah berhala yang kelihatan seperti yang dilakukan Yerobeam, tapi, kalau menganggap kegiatan kumpulan dunia lebih penting daripada beribadah kepada Tuhan, pada hakekatnya sudah menyembah berhala yang tidak kelihatan, ini juga kekejian bagi Allah. Hati-hati, Allah memang penuh kasih, tapi Dia juga adalah api yang menghanguskan.


Ya, Tuhan Yesus, ajarkanlah kami agar lebih mengasihiMu. Amin