JalanKu (baca: TUHAN) bukan Jalanmu (baca: manusia)

01 Maret 2017 oleh GI. Budi Dermawan

church event

Baca Sekarang : Ezra 1:1-11


Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. – Yesaya 55:8

Percayakah saudara jika ada penjajah yang membebaskan dan memerdekakan bangsa jajahannya tanpa adanya embel imbalan apa-apa? Rasanya sulit dipercaya bukan? Namun itulah yang dialami oleh bangsa Israel dalam pembuangan mereka. Bagaimana mungkin Israel yang sudah terjajah sekian puluh tahun bisa dilepaskan begitu saja? Bagaimana mungkin seorang penjajah seperti Raja Koresy bisa begitu bermurah hati dan baik? Dia bukan hanya melepaskan mereka kembali ke negeri mereka melainkan juga mengembalikan berbagai barang dan peralatan Bait Suci sehingga Israel bisa membangun kehidupan spiritualnya kembali.

Sebenarnya Raja Koresy bukan tidak mendapatkan apa-apa. Hal yang melandasi mengapa Ia bermurah hati karena takjub, kagum serta heran sebab namanya bisa tercantum begitu spesifik dan jelas dalam nubuatan yang diberikan oleh nabi Yesaya, yaitu Yesaya 45:1, “Beginilah firman TUHAN: "Inilah firman-Ku kepada orang yang Kuurapi, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup:

Dalam konteks saat ini, dimana Anak Tuhan mengalami tekanan dan penganiayaan, marilah kita belajar untuk mempercayai Tuhan dengan sepenuh hati dan segenap jiwa kita. Tuhan yang berkarya pada jaman Ezra adalah Tuhan yang sama yang memegang sejarah hidup dunia saat ini. Kuasa dan hikmat-Nya tidak berubah sedikit pun. Dulu, Sekarang dan Akan datang, Tuhan akan tetap berdaulat atas kehidupan umat manusia di muka bumi ini, terkhusus anak-anak Tuhan. Ingat, Tuhan tidak membutuhkan nasehat dari siapa pun karena nama-Nya adalah “Penasihat yang Ajaib” Percayalah sepenuhnya kepada Tuhan karena rancangan dan jalan-Nya adalah rancangan yang membawa damai sejahtera bagi setiap kita yang dikasihi-Nya, Amin


Tuhan ampunilah kami karena seringkali meragukan Engkau di dalam menjalan kehidupan ini. berikanlah kami iman untuk bersandar secara penuh dan utuh kepada-Mu, Tuhan di atas segalanya, amin.