Iman yang Dianugerahkan

14 Maret 2017 oleh GI. Budi Dermawan

church event

Baca Sekarang : Markus 14 : 51-72


Dan pada saat itu berkokoklah ayam untuk kedua kalinya. Maka teringatlah Petrus, bahwa Yesus telah berkata kepadanya: "Sebelum ayam berkokok dua kali, engkau telah menyangkal Aku tiga kali." Lalu menangislah ia tersedu-sedu. - Markus 14:72

Tiga lebih besar daripada dua, itulah sebuah pernyataan matematis. Tetapi jika Petrus telah menyangkal “mengenal” Yesus sebagai gurunya sebanyak tiga kali sedangkan ayam jantan baru berkokok dua kali ini memberikan indikasi bahwa sesungguhnya iman Petrus tidak teguh.

Padahal pada Perjamuan Terakhir, Petrus dan murid-murid telah diperingatkan bahwa mereka semua akan tergoncang imannya. Dan Petrus dengan keberanian ekstra menyatakan kesanggupannya untuk membela Yesus sampai titik darah penghabisan. Ia mau menunjukkan kepada murid-murid yang lain betapa cintanya ia kepada Yesus. Sayang antara hasrat dan kenyataan tidak berjalan seiring. "Bukan, aku tidak!" "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud." “Aku tidak kenal orang itu,”

Firman Tuhan hari ini mengajarkan kepada kitab bahwa untuk beriman kepada Yesus pun merupakan sesuatu yang dianugerahkan, tidak bisa mengandalkan kekuatan kita sendiri. Marilah kita mensyukuri buat semua anugerah yang berlimpah dalam hidup kita, terutama anugerah iman.


Tuhan, ajarilah kami untuk selalu merendahkan diri dan terus bersandar pada iman yang telah Engkau anugerahkan kepada kami. Amin