Terhitung Di antara orang-orang Durhaka

16 Maret 2017 oleh GI. Budi Dermawan

church event

Baca Sekarang : Markus 15 : 27-47


Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi:”Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka.” - Markus 15:28

Miris sekali membaca nas Alkitab hari ini, yang menggolongkan [baca: terhitung] Yesus ke dalam golongan orang durhaka. Padahal Yesus adalah Tuhan yang Maha Adil malah menanggung hukuman yang tidak adil. Ia disalibkan di antara dua penjahat (ayat 27), seolah Dia adalah penjahat. Itulah makna sederhana dari kalimat terhitung di antara orang-orang durhaka. Dia tidak bersuara, tetap tenang, tidak ada sepatah kata pun keluar dari mulut-Nya. Karena Dia sedang menjalani kehendak Bapa demi keselamatan umat manusia. Yesus bersedia menanggung semua hinaan dan penyaliban dalam rangka menyatakan kasih dan keselamatan dari Allah untuk umat manusia. Yaitu bagi mereka yang dibelenggu dosa, yang tidak memiliki jalan keluar selain daripada anugerah Allah.

Sewaktu hidup, dengan kesempatan yang tersedia bagi-Nya, Dia bergaul dengan orang-orang berdosa, supaya bisa berbuat baik untuk mereka. Begitu pula kini sewaktu Dia mati, untuk tujuan yang sama, Dia bergabung dengan orang-orang berdosa, karena Dia datang ke dunia, dan meninggalkannya, untuk menyelamatkan orang-orang berdosa, bahkan para pendosa besar sekalipun. Hal yang menjadi perhatian khusus di sini dari penulis kitab Injil ini adalah penggenapan Kitab Suci di dalam peristiwa ini (ay. 28). Dalam nubuat Yesaya 53:12, dikatakan bahwa Dia akan terhitung di antara orang-orang durhaka, karena Dia dijadikan berdosa untuk keselamatan kita.

Jika sedemikian besar pengorbanan Tuhan bagi kita sebagai umat-Nya. Apakah yang dapat kita berikan kepada Dia sebagai balasannya? Tuhan ingin agar kita dapat menjadikan anak-anak Allah yang berbakti dan mengasihi Dia dengan seluruh keberadaaan diri kita.


Ketika kami mengingat akan salib-Mu, ajarkanlah kami untuk lebih dalam lagi mengasihi-Mu, Ya Yesus Tuhan dan Juruselamat kami yang hidup, Amin.