Ajaran Yang Sungguh Benar

18 Maret 2017 oleh GI. Budi Dermawan

church event

Baca Sekarang : Lukas 1 : 1-23


supaya engkau dapat mengetahui, bahwa segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar. - Lukas 1:4

Manusia haus dengan apa yang disebut “benar” dan “kebenaran”. Kehausan akan kebenaran berbanding lurus dengan rasa ingin tahu manusia di dalam dirinya. Dalam rangka memenuhi rasa ingin tahu apakah sebuah pengajaran yang benar inilah maka seorang pejabat bernama Teofilus bersedia membiayai riset seorang tabib bernama Lukas, untuk menyelidiki kebenaran tentang pribadi dan pengajaran Yesus Kristus. Lukas memberikan validitas dari catatannya itu dengan menyebutkan sumber beritanya yaitu: saksi mata dan pelayan Firman. Seorang saksi dalam konteks sebuah pengadilan tidak bisa menyatakan hal lain selain daripada kebenaran itu sendiri.

Bapak ibu dan saudara, pada hari-hari ini banyak orang meragukan peristiwa dan pengajaran Tuhan Yesus. Namun kita harus bersyukur kepada Teofilus sebagai penyandang dana dan kepada tabib Lukas yang melakukan riset yang serius sehingga peristiwa dan pengajaran Yesus dapat dipercaya karena semua yang diajarkan itu sungguh benar.

Namun tetap semuanya itu dikembalikan kepada setiap kita sebagai pembaca masa kini. Jika Lukas dan Teofilus telah mewariskan hasil risetnya tentang Kristus dan ajarannya. Apakah kita juga mempercayainya? Percaya atau tidak percaya satu hal yang pasti, bahwa berita dan pengajaran Yesus Kristus sungguh terpercaya.

Jika saudara bertanya apakah isi Alkitab yang kita pegang hari ini bisa dipercaya? Maka penulis akan menjawab dengan mengutip Lukas, “...segala sesuatu yang diajarkan kepadamu sungguh benar.” Manakah ajaran yang benar-benar “benar”, maka injil Lukas menjawab inilah ajaran yang benar-benar “benar” bahwa Yesus adalah Mesias, Juru Selamat umat manusia di seluruh dunia.


Tuhan Yesus tolonglah mereka yang kurang percaya ini agar mereka bisa percaya bahwa segala sesuatu yang engkau ajarkan melalui pelayan Firman-Mu adalah Ya dan Amin. Bukakanlah mata rohani kami! AMIN