Penjala Manusia

26 Maret 2017 oleh GI. Budi Dermawan

church event

Baca Sekarang : Lukas 5 : 1-16


demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: "Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia." - Lukas 5:10

Apa perbedaan antara ikan dan manusia? Jelas berbeda sekali, namun ketika Yesus kali pertama jumpa dengan Simon Petrus, Yakobus dan Yohanes, mereka mendapat kesempatan alih profesi, yang sebelumnya adalah penjala ikan menjadi penjala manusia. Moment itu terjadi saat Yesus naik ke perahu Petrus dan mengajar orang-orang dari atas perahu. Setelah sekian lama, Yesus kemudian berkata pada Petrus, “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan terbarkanlah jalamu untuk menangkap ikan” (a.4). “Guru, telah sepanjang malam kami telah bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa,” jawab Petrus pada Yesus. “Tapi karena Engkau yang menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga,” Petrus tetap menurut kata Yesus.

Tapi apa yang terjadi kemudian sungguh di luar nalar Petrus. Adalah tidak mungkin mendapatakan ikan tetapi faktanya jala mereka mulai koyak karena begitu banyaknya ikan! Sedemikian penuhnya tangkapan hari itu, perahunya sampai hampir tenggelam. Melihat hal itu ia pun tersungkur di depan Yesus dan berkata: “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa” (Lukas 5:8). Petrus sadar ikan-ikan itu didapat bukan karena kerja kerasnya. Yesuslah yang membawa ikan-ikan itu ke perahu dan Petrus hanya menjalanya saja. Suatu hal yang tidak mungkin dikerjakan manusia biasa kecuali Allah.

Pesan rohani pada hari ini, kita adalah anak Tuhan, karena itu di dalam pelayanan janganlah kuatir (baca: jangan takut) akan kebutuhan hidupmu karena Tuhan akan mencukupkan bahkan sampai melimpah-ruah. Namun janganlah lupa untuk “menjala manusia” karena manusia di mata Tuhan sangat berharga. Marilah kita juga menjadi “penjala manusia”.


Tuhan berikan kami “mata” sebagaimana mata-Mu memandang kepada jiwa-jiwa yang belum mengenal Engkau, dan berikanlah kami “tangan” agar dapat menjadi perpanjangan tangan kasih-Mu. Amin