Iman Sebesar Ini

30 Maret 2017 oleh GI. Budi Dermawan

church event

Baca Sekarang : Lukas 7 : 1-30


Setelah Yesus mendengar perkataan itu, Ia heran akan dia, dan sambil berpaling kepada orang banyak yang mengikuti Dia, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai, sekalipun di antara orang Israel!" - Lukas 7:9

Firman Tuhan hari ini memberi kita kesempatan untuk merenung dan berintrospeksi akan “seberapa besar dan dalamnya iman kita”? Percaya tidak hanya sekedar ucapan yang muncul dari mulut semata, tetapi untuk tetap teguh beriman kepada Tuhan dan menyandarkan hidup kita sepenuhnya kepada-Nya. Ingat, betapa tidak mudah bagi Abraham dan Sarah untuk percaya kepada pesan atau berita Tuhan yang sampai ke telinga mereka bahwa mereka akan diberi keturunan, sementara yang satu sudah uzur sedangkan yang satunya lagi sudah mati haid; dan bahkan Allah sudah menjanjikan kepada mereka seorang anak laki-laki.

Sementara di sisi yang lain, kita berjumpa dengan seorang perwira dari Kapernaum, bukan keturunan dari Abaraham, seorang yang disebut sebagai “kafir” dan yang tidak percaya kepada Allah Israel, namun telah memberikan satu contoh iman yang sangat besar saat itu bahkan bagi kita pembaca saat ini. Karena imannya yang sedemikian besar itu akhirnya Yesus mengomentari dengan mengatakan: “…iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.” Perwira Kapernaum ini menyadari sesadar-sadarnya bahwa dirinya adalah orang asing namun dengan segala kerendahan hati memohon agar Yesus menyembuhkan hambanya yang sakit. Dan Perwira ini percaya bahwa dengan sepatah kata saja Yesus mampu menyembuhkan hambanya tanpa perlu repot mengunjungi rumah dari sang Perwira.

Bagaimana dengan imanmu hari ini? Apakah kita masih percaya bahwa Allah berdaulat penuh atas hidup kita meski pun hidup kita hari ini terasa berat dan gelap? Marilah kita belajar beriman dari iman Sang Perwira yang besar ini.


Tuhan kami kagum akan iman yang besar dari seorang Perwira di Kapernaum, tolonglah kami agar kami juga bisa memiliki iman yang sedemikian di dalam mengikut Engkau, Amin.