Keberhati-hatian

09 Mei 2017 oleh Sdri. Chandra Tuspitasari

church event

Baca Sekarang :Ulangan 6 : 1-25


“Maka berhati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan Tuhan, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, dari rumah perbudakan. - Ulangan 6:12

Musa tidak pernah bosan mengatakan kepada bangsa Israel agar mereka bertindak denga hati-hati dan tidak melupakan Tuhan, yang telah melepaskan mereka dari perbudakan (ay 12). Israel akan mendapatkan berkat yang luar biasa ketika mereka masuk ke Tanah Perjanjian (ay 13). Oleh karena itu, Musa meminta agar mereka tetap setia kepada Tuhan. Bisa saja, berkat yang mereka terima itu justru menjadi jerat sehingga mereka melupakan Tuhan. Tak heran Musa meminta mereka untuk berhati-hati dalam setiap tindakan yang mereka lakukan.

Ketika orang lain yang mengatakan kepada kita “berhati-hatilah”, hal itu semestinya mendorong kita menjadi lebih waspada. Demikian pula, ketika Tuhan meminta kita untuk berhati-hati supaya tidak melupakan-Nya, semestinya kita menjadi lebih waspada agar selalu mengingat-Nya. Kita perlu berhati-hati karena kerap kali berkat yang kita miliki justru menjadi penyebab kita menjauhi dan melupakan-Nya. Jadi, apakah kita masih terus mengingat-ingat Dia?

“Bersikap hati-hati dapat menolong kita lebih peka pada perintah Tuhan.”


Tuhan Yesus, sebagai manusia bahkan seorang yang percaya kepada-Mu, aku seringkali merasa sombong dengan apa yang aku miliki dan apa yang dapat aku lakukan. Aku terlalu sering lebih percaya pada kemampuanku dan melupakan Tuhan dalam hidupku. Ampunilah aku ya Tuhan, ajarlah aku untuk terus dengan rendah hati bersyukur bahwa apa yang aku miliki adalah hanya karena anugrah dari-Mu. Amin