Sengsara yang Memuridkan

14 Mei 2017 oleh Sdri. Chandra Tuspitasari

church event

Baca Sekarang : Ayub 36 : 1-33


“dengan sengsara ia menyelamatkan orang sengsara, dengan penindasan Ia membuka telinga mereka.” - Ayub 36:15

Kesulitan, tekanan dan pergumulan hidup serta penderitaan dapat dipakai Tuhan untuk membentuk kita menjadi manusia yang lebih kuat. Kita diajar untuk menyadari kelemahan kita dan kekuasaan Tuhan. Ucapan Elihu sepertinya sulit untuk kita mengerti, namun itulah yang terjadi. Tuhan memakai Ayub sebagai contoh bahwa melalui kesulitan, Tuhan menyelamatkan dan pada akhirnya memulihkan Ayub.

Tak perlu rendah diri kalau kita sudah melakukan hal-hal yang benar sesuai dengan kehendak Firman Tuhan, tetapi masih didera kesulitan hidup. Kesulitan hidup yang terjadi dapat membuat kita bertumbuh dan memiliki berbagai karakter Kristus.

Allah itu besar dan berbagai rencana-Nya luar biasa. Kalau Tuhan menginginkan kita mengalami berbagai kesulitan seperti pengalaman Ayub, jangan bertanya mengapa, tetapi bertanyalah “bagaimana.” Bagaimana cara saya mengatasi kesulitan ini? Bagaimana cara saya merespon tantangan yang terjadi? Saat kita merespons dengan positif, kita bisa berfikir positif dan bertindak positif.

“kesulitan hidup adalah salah satu alat Tuhan untuk membentuk hidup kita.”


Tuhan bentuklah aku seperti yang Kau mau, aturlah jalanku sesuai dengan maksudMu yang mulia atas hidupku. Meski jalan berliku harus aku tempuh, asalkan Engkau besertaku aku akan mampu. Jangan biarkan aku kalah melawan kesulitan hidup ini. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin