Suam-suam Rohani

15 Mei 2017 oleh Sdri. Chandra Tuspitasari

church event

Baca Sekarang : Wahyu 3 : 14-22


“jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.” - Wahyu 3:16

Firman Tuhan kepada jemaat Tuhan di Laodikia mengingatkan kondisi rohani mereka yang tidak dingin dan tidak panas. Keadaan suam-suam kuku itu seperti makanan yang menjadi basi, dan Tuhan akan memuntahkan mereka dari mulut-Nya artinya adalah mereka tidak dapat menyatu dengan Tuhan.

Jemaat Laodikia merasa hidup mereka sudah cukup dengan kekayaan yang berhasil mereka kumpulkan, namun dimata Tuhan, mereka miskin dan buta rohani. Tuhan menasihatkan agar mereka membeli emas murni, iman sejati dari Tuhan dan pakaian putih yaitu kekudusan yang dianugrahkan Tuhan serta minyak untuk melumas mata mereka agar celik dalam melihat kebenaran. Itulah kekayaan rohani yang dibutuhkan oleh setiap orang Kristen.

Berbahagialah jika Tuhan menegur kita yang berada dalam kondisi suam-suam rohani, karena Dia mengasihi dan mau agar kita hidup baru dalam pertobatan. Tuhan seringkali mengetuk pintu hati kita agar selalu mendengar firman-Nya. Sehingga kita di dalam Tuhan dan Tuhan di dalam kita, artinya kita menyatu dengan Tuhan.

Iman dan kesucian adalah anugrah Tuhan, yang perlu kita jaga, agar tidak menjadi suam-suam kuku sehingga dimuntahkan oleh Tuhan. Panaskan iman kita dengan sering bersekutu bersama saudara seiman, yang membuat kerohanian kita selalu menyala. Juga iman perlu didinginkan dengan bersaat teduh dan berdoa serta merenungkan firman Tuhan secara pribadi. Sehingga hati kita dingin merespon keiginan daging dan pencobaan,

“Peliharalah iman agar tidak menjadi suam-suam. Iman yang terpelihara dapat bertahan selamanya.”


Tuhan Yesus, ampunilah aku jika selama ini menjadi orang Kristen yang tidak sungguh-sungguh mengasihi Engkau. Atau mungkin selama ini hanya identitasku saja Kristen tetapi hidupku jauh dari Engkau. Didiklah aku agar sungguh-sunggu percaya pada-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin