Gengsi Berujung Maut

19 Mei 2017 oleh Sdri. Chandra Tuspitasari

church event

Baca Sekarang : Matius 27 : 1-10


“imam-imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata, “tidak diperbolehkan memasukkan uang ini kedalam peti persembahan, sebab ini uang darah.” Matius 27 : 6

Jelas para imam dan pemimpin agama Yahudi menyadari apa yang sedang mereka rancang dan lakukan. Tujuan utamanya adalah untuk menyingkirkan Tuhan Yesus, symbol kebenaran, kuasa serta wibawa. Menurut mereka Yesus haruslah dibunuh, sebab jika tidak maka wibawa mereka akan tergerus. Selain itu agar martabat mereka tidak merosot, sehingga mereka meminjam tangan Yudas untuk melakukan kejahatan. Mereka juga memprovokasi massa untuk menyalibkan Yesus.

Ingatlah bahwa kitapun memiliki gengsi yang berpotensi menghancurkan hidup orang lain ketika kita berusaha mempertahankan gengsi itu habis-habisan. Kita tidak ingin direndahkan sehingga kita berusaha menghambat kemajuan teman, bawahan, atau mungkin atasan kita. Kita mencela orang yang mendapatkan pujian dan penghargaan. Mungkin kita tidak suka terhadap pribadi tertentu yang mengungkapkan kesalahan yang tidak ingin kita akui. Lalu kita berusaha menyingkirkan mereka dengan menyebarkan kekurangan mereka bahkan mungkin memfitnah mereka.

Ketika Yudas menyesal dan mengembalikan tiga puluh keping uang perak, para imam takut terkena tulah akibat dosa mereka sendiri. Tapi lagi-lagi demi gengsi, merekapun membeli tanah untuk pemakaman orang asing dengan uang itu. Gengsi melahirkan iri hati, kebencian, hingga pembunuhan. Pertobatan akan terhalang orang - orang yang tinggi gengsinya, yang berkeinginan kuat untuk mendapatkan penghormatan dan penghargaan serta berkeinginan kuat menutupi kesalahan dan dosanya.

“pertobatan jiwa yang hancur dikehendaki oleh Tuhan. Sebaliknya, mempertahankan gengsi dengan niat jahat ditentang Tuhan.”


Tuhan Yesus, bantulah aku memiliki kerendahan hati seperti yang Kau kehendaki. Mampukan aku melakukan kehendak Firman-Mu dalam hidupku sehingga aku tidak dikalahkan oleh dosaku. Tetapi mampukanlah aku mengalahkan dosa dan keinginan hati yang jahat dalam diriku. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin