Menjadi Bejana Pengharapan

26 Mei 2017 oleh Sdri. Chandra Tuspitasari

church event

Baca Sekarang : Kis 10 : 17-33


“keesokan harinya ia bangun dan berangkat bersama-sama dengan mereka - Kis 10 : 23

Rumah sakit apung “mercy ship” beroperasi sejak 1978. Penduduk pelosok di pulau-pulau terpencil menjadi targetnya. Mereka melakukan pengobatan dan terutama operasi atas penyakit-penyakit seperti kanker, mata, tulang dan lain sebagainya tanpa memungut biaya. Sudah lebih dari 32.000 kasus operasi genting yang berhasil dlaksanakan. Bagi para pasien, kedatangan kapal itu adalah jawaban atas doa-doa bakan mujizat. Kapal tersebut di juluki sebagai “bejana pengharapan”.

Kornelius seorang warga romawi, penganut Yudaisme yang saleh dan tekun berdoa (kis 10:2, 22, 30). Kehausan jiwanya untuk mengenal kebenaran terjawab ketika Petrus datang berkunjung kerumahnya. Lalu ia dan keluarganya serta para sahabatnya dapat menerima keselamatan (kis 10:24, 28). Melalui perjumpaan Petrus dengan kornelius, kita menyaksikan betapa melalui kepatuhan pada suruhan Tuhan kita bias menjadi bagian dari jawaban atas permohonan doa yang dipanjatkan oleh sesama.

Kembali pada kisah mengenai rumah sakit apung, Fifalina seorang gadis kecil yang mengalami cacat tulang kaki bengkok yang parah, membuatnya tidak bias berjalan. Kunjungan kapal “mercy ship” telah mengubah hidup banyak orang, termasuk gadis kecil dari kepulauan Madagaskar itu.

Disekitar kita ada banyak orang berdoa menantikan uluran tangan dan kunjungan. Seberapa besar diatara kita lebih lagi karna kita orang percaya, kita dapat menjadi saluran berkat dan pertolongan Tuhan bagi mereka?. Percayalah, dalam bentuk dan kapasitas yang berbeda-beda, anda dan saya juga bias menjadi jawaban dari permohonan doa yang saat ini sedang benar-benar dinantikan oleh seseorang.

“ada saatnya doa seseorang terkabul tatkala kita bersedia mengambil bagian dalam pengabulan doa itu.”


Tuhan Yesus, aku tahu keterbatadan dan ketidakmampuanku. Namun layakkanlah aku menjadi bagian dari pelayan-Mu menjadi saluran kasih-Mu bagi banyak orang. Aku ingin supaya melalui hidupku, ada banyak orang dapat merasakan betapa besarnya kasih-Mu bagi mereka.” Terpujilah nama-Mu ya Bapa. Didalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin