PELAYANAN UNTUK PENDAMAIAN

13 September 2017 oleh Pdt. Putut Riyadi

church event

Baca Sekarang: 2 KORINTUS 5: 11 – 21


Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami. - 2 Korintus 5 : 18

Motivasi orang dalam berbuat sesuatu dapat bermacam-macam. Motivasi Paulus melayani jelas: ia takut akan Tuhan dan kasih Kristus yang menguasainya (ayat 11, 14), Ia tahu Allah memahami motivasinya, karena itu ia berharap agar jemaat Korintus memahami pula pelayanan dan motivasinya yang murni (11). Perbuatan-perbuatannya bukan untuk memuji diri melainkan agar jemaat mendapat bahan dalam menjawab guru-guru palsu yang memegahkan diri (ayat 12). Sebab semuanya ia lakukan bagi kemuliaan Allah dan kepentingan mereka juga (13). Paulus tetap termotivasi melayani dengan membuang kepentingan diri sendiri, dan bercermin kepada Kristus (ayat 15). Motivasi seperti itulah yang seharusnya berkobar di dalam dada setiap orang percaya!

Dalam Pelayanannya Paulus menyatakan 'kasih Kristus yang menguasai dia'. Yang Paulus maksud bukan kasihnya kepada Kristus, tetapi pergumulan akan kasih Kristus yang rela mati untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang (14), agar mereka diperdamaikan dengan Allah (17) dan menjadi ciptaan yang baru (16). Orang yang memberikan dirinya digerakkan oleh kasih Kristus ini terlibat dalam pelayanan pendamaian. Inilah tugas yang Allah percayakan kepada Paulus (18-19) sebagai utusan-Nya (20-21). Dengan rela hati, ia pun menerimanya karena tahu bahwa orang yang telah diselamatkan hidupnya oleh Yesus, harus hidup untuk Dia dan melayani Dia (15).

Kasih Kristus juga memberi Paulus cara penilaian yang baru terhadap sesamanya (16-17). Sesama orang beriman harus dilihat sebagai milik Kristus, yaitu orang yang sudah mengecap kasih-Nya. Terhadap sesama yang belum beriman kepada Kristus, ingatlah bahwa Kristus berkorban bagi mereka juga. Mereka perlu tahu bahwa hidup mereka berharga sebab Kristus juga berkorban bagi mereka.

Pelayanan itu apa? Pelayanan pekabaran Injil bukan sekadar menambah jumlah orang percaya atau mengajak orang mengganti imannya. Ada hal lain yang lebih penting disebutkan di sini, yakni mendamaikan setiap orang yang mendengar Injil itu dengan Kristus (ayat 18). Untuk itu orang harus berbalik dari hidup lama dalam dosa dan masuk ke dalam hidup baru dalam Kristus (ayat 17). Korban yang diberikan Kristus untuk pendamaian itu amat mahal (ayat 21).


Begitu banyak orang hidup tanpa damai, karena tak mengenal pendamaian dengan Allah oleh Kristus, kiranya Kasih Kristus menjadi tenaga pendorong kita dalam pelayanan pendamaian ini.