KEKUATAN DITENGAH KELEMAHAN

21 September 2017 oleh Pdt. Putut Riyadi

church event

Baca Sekarang: 2 KORINTUS 12 : 1 – 10


"Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna. Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku." - 2 Korintus 12 : 9

Tidak seorangpun manusia dapat menghindari yang namanya kesulitan, tantangan, kegagalan dan kesedihan. Itulah kehidupan manusia, bahwa itu semua telah menjadi bahagian dari kehidupan. Namun tanpa kita sadari bahwa hal tersebut telah memproses dan membentuk kehidupan manusia. Bisa kearah yang lebih baik, tetapi bisa juga justru menghancurkan kehidupan seseorang.

Paulus mengalami situasi yang juga sulit dalam pergerakan pelayanannya. Tidak tanggung-tanggung, ia menyatakan bahwa ia seperti "diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan iblis untuk menggocoh aku.." (2 Korintus 12:7). Adilkah jika itu harus dialami oleh Paulus ketika ia justru sedang bergerak mewartakan berita keselamatan lewat Kristus ke seluruh dunia? Logika kita akan berkata tidak. Mungkin jika kita ditempatkan pada posisinya, maka kita akan bersungut-sungut, kecewa atau mempertanyakan keadilan Tuhan, bahkan mungkin meragukan eksistensi Tuhan. Tetapi lihatlah bahwa Paulus tidak merasa seperti itu, mungkin kita bertanya mengapa Tuhan tidak cabut saja penyakit yang ada dalam tubuhNya, bahkan Paulus sudah memohon tiga kali kepada Tuhan supaya duri yang ada dalam dagingnya itu dicabut. Namun jawaban Tuhan sebaliknya: “Justru dalam kelemahanlah, kuasaKu menjadi sempurna”. Dari jawaban Tuhan ini, Paulus akhirnya menyadari akan kehidupan yang dijalaninya dan berkata“Sebab jika aku lemah, maka aku kuat”.

Sekarang kita dapat belajar dari sikap Paulus ini dalam memahami setiap bentuk-bentuk kehidupan yang boleh terjadi bahwa ada “kekuatan dalam kelemahan”. Selalu ada sikap mau merendahkan diri kehadapan Tuhan bahwa segala sesuatu yang boleh terjadi adalah dibawah kuasa Tuhan, maka kita dapat pahami kekuatan yang dimaksud adalah kuasa Tuhan. Ketika kita mengijinkan kuasa Tuhan bekerja dalam hidup kita, maka kita akan melihat setiap masalah, tantangan, kesulitan yang datang itu bukanlah ancaman yang menakutkan yang membuat kita gentar. Justru sebaliknya itu adalah “berkat yang diselubungi masalah, tantangan dan kesulitan”. Apakah saat ini Anda sedang merasa teraniaya dalam pelayanan? Atau alami pergumulan dalam kehidupanmu yang membuat anda menjadi lemah ? Ingatlah bahwa dalam kelemahan manusia, kuasa pemulihan Tuhan yang cukup menghasilkan ketaatan, berlimpah.


Ditengah kesulitan, dalam kelemahan, kuasa Tuhan justru menjadi sempurna. Dalam keadaan seperti itu justru kita dapat melihat bagaimana Tuhan bekerja dengan ajaib.